Area servis terpisah di belakang, namun tetap memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik, yaitu dari ventilasi udara ke arah taman dalam dan void tangga ke lantai 2. Meskipun area servis ini tidak memiliki akses langsung dari luar— karena keterbatasan lahan dan batasan renovasi— namun tidak akan mengganggu aktivitas keluarga Anda. Ruang tidur utama saya pindahkan ke lantai 2; apabila diperlukan Anda dapat menambahkan kamar mandi pribadi ke ruang tidur Anda.

Namun apabila kamar mandi bersama dirasakan cukup, Anda dapat menambah lebar ruang pakaian atau walk-in closet, sehingga menjadi lebih luas. Area servis di lantai 2 adalah ruang cuci dan setrika serta gudang, sedangkan area jemur dapat Anda gunakan lantai 3—berupa atap datar beton. Atap rumah bagian depan dan belakang dapat Anda buat sebagai atap datar beton untuk menyamarkan ketinggian bangunan. Demikian jawaban yang bisa saya berikan, semoga berkenan dan dapat bermanfaat kelak. Salam hangat untuk keluarga Anda.

Tips untuk Area Servis yang Nyaman

Area servis di rumah pada umumnya diletakkan di belakang. Karena merupakan bagian “belakang” rumah, seringkali area ini dibuat asalasalan. Bahkan kerap area ini didesain dengan ukuran yang tidak manusiawi. Bagaimanapun juga, meskipun yang menggunakannya adalah asisten rumah tangga, area ini harus direncang dengan baik karena asisten rumah tangga harus diperlakukan layaknya sebagai anggota keluarga.

Ruang tidur asisten rumah tangga harus cukup untuk sebuah tempat tidur ukuran single dan sebuah lemari penyimpanan. Harus ada space yang cukup sehingga asisten rumah tangga dapat bergerak dengan nyaman di dalamnya. Sirkulasi udara dan sinar matahari juga harus cukup agar ruangan tidak menjadi lembap dan gelap. Area kerja harus cukup nyaman untuk bergerak, karena kualitas pekerjaan juga akan bergantung dari kenyamanan bekerja.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *